Latest Post

Vega Darwanti Kerap Kali Dibuntuti Kuntilanak




Vega Darwanti, Partner Tukul arwana di acara "Bukan Empat Mata" TRANS TV itu, mendengar sejumlah mitos yang acapkali dialami oleh orang hamil sepertinya. Wanita hamil, menurut mitos yang didengarnya itu kerap kali dibuntuti mahkluk halus.

Vega terkejut ketika seorang kru di lokasi syuting melihatnya mengalami peristiwa yang membuat bulu kuduk merinding. "Kemarin pas di lokasi syuting ada yang bisa lihat. Katanya aku diikuti kuntilanak," ucapnya, Sabtu, (10/11/2012), saat ditemui di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Wanita berkulit kuning langsat itu, kemudian menyelipkan peniti pada busana yang dikenakannya. Upaya itu sengaja dilakukan untuk menangkal mahkluk halus terus mengikutinya. "Masih percaya pasang peniti. Kalau pergi, masih ada," ungkap wanita kelahiran 12 Maret 1986 itu.

Kini, kehamilan Vega berusia 5 bulan. Ia mengikuti saran itu supaya kehamilannya berjalan lancar tanpa ada kendala apapun yang membuatnya merasa panik.
Meski demikian, yang terpenting adalah menjaga kesehatannya. Ia mempersiapkan fisik dengan mengonsumsi makanan sehat. Seperti sayuran yang mengandung vitamin. Dan tentunya, makanan yang dikonsumsinya harus matang dan steril.

tribunnews.com

 

Kebanyakan Duduk Sebabkan Penumpukan Lemak di Jantung



Bila Anda ingin sehat, Hindarilah duduk terlalu lama. Aktif dan banyaklah bergerak karena mereka yang banyak duduk beresiko tinggi mengalami penumpukan lemak di sekitar organ jantung.

Dalam penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American Heart Association, tim peneliti melakukan CT Scan pada lebih dari 500 orang lanjut usia yang banyak menghabiskan waktunya untuk duduk. Ternyata mereka memiliki banyak timbunan lemak di sekitar jantungnya.

Menurut Britta Larsen, yang memimpin riset itu, meski kita sudah berolahraga setiap hari namun kemudian kita duduk selama 6-8 jam setiap harinya, dampaknya tetap buruk.

Dalam penelitian tersebut Larsen mencari beberapa jenis lemak pada tubuh para responden, yakni lemak subkutan yang ada di bawah kulit, lemak visceral yang biasanya berada di sekitar organ dalam, lemak intramuscular yang ada di otot, lemak intrathoratic dan lemak pericardial yang ada di sekitar jantung.

Penelitian menunjukkan, makin lama kita duduk setiap harinya, makin luas area timbunan lemak di sekitar jantung. "Lemak pericardial sangat berkaitan dengan penyakit kardiovaskular. Lemak ini akan mengganggu fungsi jantung dan menyumbat pembuluh darah," Ungkapnya.

Karna hal ini, Larsen menyarankan agar kita fokus pada dua hal, yakni cukup berolahraga serta mengurangi waktu duduk setiap harinya.

Bagi mereka yang karena pekerjaannya harus lebih banyak duduk, disarankan untuk memanfaatkan setiap kesempatan untuk bangkit dari kursi. Misalnya berjalan-jalan sebentar setiap dua jam sekali, mengandalkan tangga untuk naik ke lantai atas, atau memilih menghampiri rekan kerja langsung daripada meneleponnya.
 

Kriteria Calon Suami Yang di Harapkan Titi DJ



Sudah tiga kali penyanyi cantik Titi Dj gagal dalam membangun mahligai rumah tangga. Kondisi ini membuatnya harus lebih berhati-hati dalam memilih pasangan pendampingnya kelak. Tak mau mengulang kegagalannya, Titi pun kini menentukan kriteria tambahan pria seperti apa yang kelak menjadi pria idamannya.

"Sosok laki-laki idaman saya adalah harus lebih pintar dari saya, yang sangat mengerti saya, terus juga paling enggak bisa musik," Ungkap Titi dalam acara konferensi perempuan "Indonesia Wor(l)d of Women" (IWOW), yang diadakan pada hari pertama FIMELAFEST 2012, Jumat (9/11/2012) di Grand Ballroom Pullmann Hotel, Central Park, Jakarta.

"Sekarang ada tambahan lagi," ujar Titi. Apa itu? "Harus punya aset!" ucapnya.

Memiliki empat orang momongan membuat wanita cantik ini menjadi wanita matre. "Anak saya empat. Sekolahnya itu bagaimana? Jadi, kalau misalnya ada yang mau, musti saya periksa dulu asetnya," jelasnya dengan berbumbu canda.

Bagaimanakah cara untuk memenangkan hati pelantun "Bahasa Kalbu" ini? "Saya mah harus dirayu-rayu. Kalau sudah dirayu, klepek-klepek. Terus dikasih perhatian. Income juga perlu sekarang," Katanya.

kompas.com
 

Kurapika



Kurapika adalah salah satu anggota suku Kuruta yang tinggal di dalam provinsi Lukso

Kurapika adalah anggota suku Kuruta terakhir. Seluruh anggota suku Kuruta telah dibunuh oleh sebuah kelompok beranama Genei Ryodan (Laba – Laba). Seluruh anggota suku Kuruta meninggal dalam keadaan tragis.

Kurapika berumur 17 tahun dan lahir pada tangga 4 April. dia memilki tipe nen gugenka dan tokushitsu. Gugenka adalah tipe nen yang dapat membentuk berbagai hal menurut imajinasi pemakainya. Tujuan utamanya adalah membalaskan dendam sukunya ke Genei Ryodan.
Senjata Kurapika adalah rantai yang membelenggu jarinya. Rantai di ibu jari bersifat menyembuhkan, jari ketiga bersifat melumpuhkan, jari keempat bersifat penyelidikan dan jari ke kelingking bersifat penghakiman. Jari penghakiman akan berfungsi jika orang yang di dalam jantung atau hatinya tertancap rantai dari Kurapika melanggar aturan yang sudah ditetapkan olehnya. Rantai itu secara otomatis akan meremas jantung pelanggar dan membunuh orang tersebut.

Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Kurapika perempuan. Menurut saya, Kurapika adalah laki – laki hal ini dibuktikan pada saat Kurapika menangkap Kuroro Lucifer, pemimpin Genei Ryodan. Kuroro berkata bahwa, ia tidak mengharapkan bawa penculiknya adalah wanita. Kurapika menangkis dan melepas rambut palsunya dan berkata, “Apakah aku pernah mengatakan kalau aku adlah wanita”. Hal itu cukup membuktikan bahwa Kurapika adalah laki – laki.
 

Kemenangan Daud Yordan Membawa Kesuksesan Pertahankan Gelar Kelas Bulu IBO




Ini adalah kesuksesan pertama Daud mempertahankan gelar yang direbutnya pada 5 Mei lalu, juga di Singapura, dengan kemenangan KO di ronde kedua atas petinju Filipina, Lorenzo Villanueva. Kini rekor bertarung Daud menjadi 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah. Sementara bagi Choi, kekalahan ini membuat rekor bertarungnya menjadi 36 kali menang dengan 24 KO dan 6 kali kalah.

Di ronde pertama, Choi tampil sangat disiplin dalam membangun pertahanan. Double cover yang rapat membuat Daud kesulitan melepaskan pukulan terbaiknya. Bahkan, Daud sempat mendapat beberapa pukulan telak walaupun tak terlalu membahayakan.

Di awal ronde kedua, Choi meladeni pertarungan terbuka Daud sehingga terjadi jual-beli pukulan. Namun, situasi ini tak berlangsung lama karena Choi kembali tampil disiplin untuk memperkuat pertahanan. Pada satu menit terakhir, variasi pukulan Daud menghujam keras di wajah Choi. Bukannya gentar, Choi justru balik menyerang dan nyaris membuat Daud kelimpungan setelah mendapatkan hook kanan sebelum lonceng berbunyi.

Setelah di ronde ketiga pertarungan berlangsung agak "dingin", Daud kembali mengawali ronde keempat dengan lebih agresif. Tampaknya "Cino" ingin menuntaskan ambisi untuk menjatuhkan Choi sebelum ronde keenam. Akan tetapi, Choi tak terprovokasi karena dia tetap disiplin dengan pertahanan yang rapat sehingga sejumlah pukulan Daud hanya mengenai double cover-nya.

Di pertengahan ronde kelima, Daud memiliki momentum untuk menjatuhkan Choi karena kombinasi pukulan hook kiri dan kanan bisa mendarat telak di wajah Choi. Namun, petinju veteran tersebut berhasil keluar dari tekanan dan terhindar dari serangan bertubi-tubi Daud. Selamatlah Choi dari malapetaka mencium kanvas.

Daud memegang kendali pertarungan di ronde keenam. Stamina lawan yang sudah sangat terkuras membuat Daud lebih mudah menyerang meskipun masih tetap sulit membidik rahang yang merupakan titik kelemahan dari para petinju. Meskipun demikian, Daud tak bisa menjatuhkan Choi yang memang tahan pukulan.

Setelah melewati dua ronde tanpa pertarungan sengit, kedua petinju kembali melakukan jual-beli pukulan di ronde kesembilan. Namun, seperti pada ronde-ronde terdahulu, Choi tetap tak goyah meskipun kerap menjadi sasaran sehingga dia berhasil menyelesaikan ronde ini. Bahkan, di ronde ke-10, giliran Daud yang kepayahan karena staminanya pun terkuras.

Di dua ronde terakhir, Daud kembali bertarung secara agresif. Choi pun meladeni dengan memberikan balasan yang tetap berbahaya seandainya mendarat telak di wajah Daud, yang sepanjang pertarungan tak terlalu merapatkan pertahanan. Pada detik-detik terakhir ronde ke-12, Daud semakin beringas mengurung Choi yang tampak sempoyongan, tetapi tak ada pukulan mematikan yang mendarat dengan baik sehingga sampai dengan bel berbunyi petinju berusia 41 tahun ini mampu bertahan.

Daud Yordan berhasil mempertahankan gelar kelas bulu IBO setelah mengalahkan penantangnya dari Inggris berdarah Mongolia, Choi Tseveenpurev, Jumat (9/11/2012), di Marina Bay Sands, Singapura. Daud menang angka mutlak setelah tiga juri memenangkannya dengan nilai 117-111, 119-110, dan 118-110.

kompas.com
 

Peran Serta Yuni Shara Dibalik Kesuksesan Rafi Ahmad



Yuni Shara usianya lebih tua 15 tahun dari Raffi Ahmad. Mereka menjalani hubungan asmara selama 4 tahun itu, dengan cara berbeda dari pasangan lainnya.

Yuni menganggap Raffi sebagai anak didiknya. Ia mengajarkan banyak hal dalam menapaki karir Raffi sebagai presenter.

"Mungkin saya jadi kaya guru kepada Raffi. Banyak hal yang saya dorong untuk Raffi maju. Saya sih cuma di belakang saja. Toh yang merasakan duit itu kamu. Banyak hal yang saya dorong untuk Raffi maju," ucap yuni, dalam acara talk show bertajuk "Mels Update" episode pekan ini, di ANTV.

Setelah itu, perubahan yang dialami oleh presenter acara musik Dahsyat RCTI itu, terbilang luar biasa. Karirnya melesat. Ia kerap dipercaya memandu sejumlah acara televisi. Sekarang, ia menuai hasil kerja kerasnya. Yuni senang dengan pencapaian tersebut.

"Keberhasilan saya, cuma kalau Raffi maju, ya saya senang," ungkap yuni.

Yuni pun memberikan nasihat kepada Raffi supaya lebih bersyukur dengan hasil yang dicapainya selama ini.

"Kamu itu harus bersyukur bisa berdiri di televisi yang baik, dengan sekolah, yang mungkin sekolahnya enggak tinggi," tandasnya.

tribunnews.com
 

Aksi Tawuran Pelajar Menjadi Fokus Pendidikan Jokowi



Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta Dinas Pendidikan DKI yang saat ini dipimpin oleh Taufik Yudi Mulyanto agar fokus dalam empat hal. Empat hal tersebut antara lain, akses pendidikan kepada anak didik yang tidak mampu, peningkatan kualitas pendidikan, sarana dan prasarana sekolah dan pencegahan tawuran.

"Tawuran masalah kekerasan, pokoknya tawuran harus selesai," kata Jokowi di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat (9/11/2012)."

Jokowi juga meminta akses pendidikan masyarakat tidak mampu menjadi mudah. Kedua ada peningkatan kualitas pendidikan. Hal penting lainnya yang diharapkan menjadi fokus Dinas Pendidikan DKI adalah permasalahan sarana dan prasarana.

"Jangan sampai sekolah tidak butuh barang itu terus dikirim. Enggak butuh bangku dikirim, enggak butuh kursi kirim kursi, sehingga menumpuk enggak ada ruangannya hanya ditaruh di teras sekolah. Saya kan kalau ngecek sore-sore, sering banget ngeliat kayak gitu," ungkap Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi telah mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan DKI dalam rangka mendengarkan laporan-laporan program Dinas Pendidikan DKI dan rencana program di tahun 2013. Tampaknya, Jokowi kurang puas terhadap pemaparan Dinas Pendidikan DKI, yang dikatakan oleh Jokowi, programnya terlalu monoton dan tidak ada gebrakan di dalamnya.

"Anggarannya harus ada, eh malah enggak ada. Malah isu-isu utama enggak masuk, yang masuk malah rutinitas monoton kayak yang itu-itu," kata Jokowi.

Jokowi meminta kepada Dinas Pendidikan DKI untuk kembali merombak total program-program dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan DKI. Sehingga Jokowi berharap pada saat Dinas Pendidikan DKI kembali menghadapnya, program-program itu sudah siap terencana dan inovatif.

"Sudahlah itu rutinitas monoton saya enggak mau. Saya minta balik lagi dirombak lagi, kembali lagi sudah beres. Enggak usah panjang-panjang yang kayak dulu itu rutinitas gitu-gitu aja. Ada peningkatan kompetensi. Saya yang baca aja sumir, absurd," kata Jokowi.

kompas.com
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dosen Lintas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger