Latest Post

Ramalan JayaBaya, Ratu Adil, Satria Pininggit Dan Zaman Keemasan Indonesia

RAMALAN JAYABAYA, adalah ramalan tentang keadaan Nusantara di suatu masa di masa datang. Dalam Ramalan Jayabaya itu dikatakan, akan datang satu masa penuh bencana.

Gunung-gunung akan meletus, bumi berguncang-guncang, laut dan sungai, akan meluap. Ini akan menjadi masa penuh penderitaan. Masa kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian. Masa orang-orang licik berkuasa, dan orang-orang baik akan tertindas. Tapi, setelah masa yang paling berat itu, akan datang jaman baru, jaman yang penuh kemegahan dan kemuliaan. Zaman Keemasan Nusantara. Dan jaman baru itu akan datang setelah datangnya sang Ratu Adil, atau Satria Piningit.
Ramalan Jayabaya ditulis ratusan tahun yang lalu, oleh seorang raja yang adil dan bijaksana di Mataram. Raja itu bernama Prabu Jayabaya (1135-1159). Ramalannya kelihatannya begitu mengena dan bahkan masih diperhatikan banyak orang ratusan tahun setelah kematiannya. Bung Karno pun juga merasa perlu berkomentar tentang ramalan ini.

“Tuan-tuan Hakim, apakah sebabnya rakyat senantiasa percaya dan menunggu-nunggu datangnya “Ratu Adil”, apakah sebabnya sabda Prabu Jayabaya sampai hari ini masih terus menyalakan harapan rakyat ? Tak lain ialah karena hati rakyat yang menangis itu, tak habis-habisnya menunggu-nunggu, mengharap-harapkan datangnya pertolongan. Sebagaimana orang yang dalam kegelapan, tak berhenti-berhentinya menunggu-nunggu dan mengharap-harap “Kapan, kapankah Matahari terbit?”.
Sukarno, 1930, Indonesia Menggugat
Ramalan Jayabaya ini memang lumayan fenomenal, banyak ramalannya yang bisa ditafsirkan “mirip” keadaan sekarang. Diantaranya :

1. Datangnya bangsa berkulit pucat yang membawa tongkat yang bisa membunuh dari jauh dan bangsa berkulit kuning dari Utara ( jaman penjajahan ).

2. “kreto mlaku tampo jaran”, “Prau mlaku ing nduwur awang-awang”, kereta tanpa kuda dan perahu yang berlayar di atas awan (mobil dan pesawat terbang?)

3. Datangnya jaman penuh bencana di Nusantara (Lindu ping pitu sedino, lemah bengkah, Pagebluk rupo-rupo, gempa 7 x sehari, tanah pecah merekah, bencana macam-macam.

4. Dan ia bahkan (mungkin) juga meramalkan global warming, “Akeh udan salah mongso”, datangnya masa dimana hujan salah musim.
Nah, naik turunnya peradaban sebenarnya sudah banyak dianalisis, bahkan sejak ratusan tahun lalu. Diantaranya oleh Ibnu Khaldun (Muqaddimah, 1337, Wikipedia : Ibn Khaldun), Gibbon (Decline and Fall, 1776), Toynbee (A Study of History), atau Jared Diamond. Intinya sederhana. Manusia atau bangsa, bisa berubah. Manusia bisa lupa, dan sebaliknya juga bisa belajar. Bangsa bisa bangkit, hancur, dan bisa juga bangkit lagi.

Bagaimana dengan Satria Piningit ?

Banyak juga teori tentang manusia-manusia istimewa yang datang membawa perubahan. Di dunia, orang-orang itu sering disebut “Promethean”, diambil dari nama dewa Yunani Prometheus yang memberikan api (pencerahan) pada manusia. Toynbee menamakannya Creative Minorities. Tapi mereka bukan sekedar “manusia-manusia ajaib”, melainkan orang-orang yang memiliki kekuatan dahsyat, yaitu kekuatan ilmu, dan kecintaan pada bangsanya, sesama manusia, dan pada Tuhannya. Lihat misalnya berapa banyak hadis Nabi Muhammad tentang pentingnya ilmu. Dan perhatikan lanjutan pidato Bung Karno ini :
“Selama kaum intelek Bumiputra belum bisa mengemukakan keberatan-keberatan bangsanya, maka perbuatan-perbuatan yang mendahsyatkan itu (pemberontakan) adalah pelaksanaan yang sewajarnya dari kemarahan-kemarahan yang disimpan … terhadap usaha bodoh memerintah rakyat dengan tidak memperhatikan dengan sungguh-sungguh keinginan-keinginan dan kepentingan-kepentingan mereka…”
Satria piningit, adalah orang-orang yang peduli pada bangsanya, berilmu tinggi, dan telah memutuskan untuk berbuat sesuatu. Merekalah, dan hanya merekalah yang bisa melawan kehancuran, dan akhirnya membangkitkan peradaban.
Di jaman kegelapan, selalu ada saja orang yang belajar. Diantara banyak orang lupa, selalu ada saja orang baik. Bahkan walau cuma satu orang. Kadang, kerusakan itu justru membakar jiwanya untuk berbuat sesuatu. Belajar, Berjuang, Berkorban. Seperti Nabi Muhammad yang melihat bangsanya hancur, atau Sukarno yang melihat bangsanya diinjak-injak. Mereka lalu berjuang menyelamatkan bangsanya. Promethean, Ratu Adil yang mendatangkan zaman kebaikan.
Ramalan Jayabaya mungkin bisa dipahami secara ilmiah, bahwa manusia dan peradaban memang selalu bisa bangkit, hancur, dan bangkit lagi. Dan mungkin karena Jayabaya menyadari manusia bisa lupa, dia sengaja menulis ini sebagai peringatan agar manusia tidak lupa. Dan itulah satu tanda kearifan sang Prabu Jayabaya.

Mungkin, ini juga dorongan pada manusia agar selalu berbesar hati, optimis. Bahwa di saat yang paling berat sekalipun, suatu hari akhirnya akan datang juga Masa Kesadaran, Masa Kebangkitan Besar, Masa Keemasan Nusantara.
Percaya atau tidak ? Anda tidak perlu percaya, tidak perlu tidak percaya. Bagaimanapun ini adalah cerita yang penuh pesan
 

Asal Usul Nama Pulau Pulau di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan.. Mengapa demikian.. Karna indonesia memiliki pulau paling banyak.. Anda mungkin selama ini belum mengetahui Asal Usul nama pulau besar yang ada di Indonesia. Coba Baca Info berikut untuk mengetahui asal muasal nama pulau besar di Indonesia.


Sumatera:



Nama asli Sumatera, sebagaimana tercatat dalam sumber-sumber sejarah dan cerita-cerita rakyat, adalah “Pulau Emas”. Istilah pulau ameh (bahasa Minangkabau, berarti pulau emas) kita jumpai dalam cerita Cindur Mata dari Minangkabau. Dalam cerita rakyat Lampung tercantum nama tanoh mas untuk menyebut pulau Sumatera. Seorang musafir dari Cina yang bernama I-tsing (634-713), yang bertahun-tahun menetap di Sriwijaya (Palembang sekarang) pada abad ke-7, menyebut Sumatera dengan nama chin-chou yang berarti “negeri emas”.

Dalam berbagai prasasti, Sumatera disebut dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. Naskah Buddha yang termasuk paling tua, Kitab Jataka, menceritakan pelaut-pelaut India menyeberangi Teluk Benggala ke Suwarnabhumi. Dalam cerita Ramayana dikisahkan pencarian Dewi Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa.

Para musafir Arab menyebut Sumatera dengan nama Serendib (tepatnya: Suwarandib), transliterasi dari nama Suwarnadwipa. Abu Raihan Al-Biruni, ahli geografi Persia yang mengunjungi Sriwijaya tahun 1030, mengatakan bahwa negeri Sriwijaya terletak di pulau Suwarandib. Namun ada juga orang yang mengidentifikasi Serendib dengan Srilangka, yang tidak pernah disebut Suwarnadwipa.

Lalu dari manakah gerangan nama “Sumatera” yang kini umum digunakan baik secara nasional maupun oleh dunia internasional? Ternyata nama Sumatera berasal dari nama Samudera, kerajaan di Aceh pada abad ke-13 dan ke-14. Para musafir Eropa sejak abad ke-15 menggunakan nama kerajaan itu untuk menyebut seluruh pulau.

Peralihan Samudera (nama kerajaan) menjadi Sumatera (nama pulau) menarik untuk ditelusuri. Odorico da Pardenone dalam kisah pelayarannya tahun 1318 menyebutkan bahwa dia berlayar ke timur dari Koromandel, India, selama 20 hari, lalu sampai di kerajaan Sumoltra. Ibnu Bathutah bercerita dalam kitab Rihlah ila l-Masyriq (Pengembaraan ke Timur) bahwa pada tahun 1345 dia singgah di kerajaan Samatrah. Pada abad berikutnya, nama negeri atau kerajaan di Aceh itu diambil alih oleh musafir-musafir lain untuk menyebutkan seluruh pulau.

Pada tahun 1490 Ibnu Majid membuat peta daerah sekitar Samudera Hindia dan di sana tertulis pulau Samatrah. Peta Ibnu Majid ini disalin oleh Roteiro tahun 1498 dan muncullah nama Camatarra. Peta buatan Amerigo Vespucci tahun 1501 mencantumkan nama Samatara, sedangkan peta Masser tahun 1506 memunculkan nama Samatra. Ruy d’Araujo tahun 1510 menyebut pulau itu Camatra, dan Alfonso Albuquerque tahun 1512 menuliskannya Camatora. Antonio Pigafetta tahun 1521 memakai nama yang agak ‘benar’: Somatra. Tetapi sangat banyak catatan musafir lain yang lebih ‘kacau’ menuliskannya: Samoterra, Samotra, Sumotra, bahkan Zamatra dan Zamatora.

Catatan-catatan orang Belanda dan Inggris, sejak Jan Huygen van Linschoten dan Sir Francis Drake abad ke-16, selalu konsisten dalam penulisan Sumatra. Bentuk inilah yang menjadi baku, dan kemudian disesuaikan dengan lidah kita: Sumatera


Jawa:



Asal-usul nama 'Jawa' tidak jelas. Salah satu kemungkinan adalah bahwa para musafir dari India menamakan pulau ini berdasarkan tanaman jáwa-wut, yang sering dijumpai . Ada kemungkinan lain sumber: kata Jau dan variasinya berarti "di luar" atau "jauh". Dan, dalam bahasa Sansekerta yava berarti barley atau Jelai atau Jawawut, tanaman yang terkenal pulau itu. Sumber lain menyatakan bahwa kata "Jawa" berasal dari Proto-Austronesia yang berarti 'rumah'.


Kalimantan:



• Pertama.
Borneo dari kata Kesultanan Brunei Darussalam yang sebelumnya merupakan kerajaan besar dan luas (mencakup Serawak dan sebagian Sabah karena sebagian Sabah ini milik kesultanan Sulu-Mindanao. Para pedagang Portugis menyebutnya Borneo dan digunakan oleh orang-orang Eropa. di dalam Kakimpoi Nagarakretagama yang ditulis tahun 1365 Kerajaan Brunei kuno disebut "Barune", sehingga ada pula yang menyebutnya "Waruna Pura". Namun penduduk asli menyebutnya sebagai pulo Klemantan.
• Kedua.
Menurut Crowfurd dalam Descriptive dictionary of the Indian Island (1856), kata Kalimantan adalah nama sejenis mangga sehingga pulau Kalimantan adalah pulau mangga namun dia menambahkan bahwa kata itu berbau dongeng dan tidak populer.
• Ketiga.
Menurut Dr. B. Ch. Chhabra dalam jurnal M.B.R.A.S vol XV part 3 hlm 79 menyebutkan kebiasaan bangsa India kuno menyebutkan nama tempat sesuai hasil bumi seperti jewawut dalam bahasa sanksekerta yawa sehingga pulau itu disebut yawadwipa yang dikenal sebagai pulau Jawa sehingga berdasarkan analogi itu pulau itu yang dengan nama Sansekerta Amra-dwipa atau pulau mangga.
• Keempat.
Menurut dari C.Hose dan Mac Dougall menyebutkan bahwa kata Kalimantan berasal dari 6 golongan suku-suku setempat yakni Dayak Laut (Iban), Kayan, Kenya, Klemantan, Munut, dan Punan. Dalam karangannya, Natural Man, a Record from Borneo (1926), C Hose menjelaskan bahwa Klemantan adalah nama baru yang digunakan oleh bangsa Melayu.
• Kelima.
Menurut W.H Treacher dalam British Borneo dalam jurnal M.B.R.A.S (1889), mangga liar tidak dikenal di Kalimantan utara. Lagi pula Borneo tidak pernah dikenal sebagai pulau yang menghasilkan mangga malah mungkin sekali dari sebutan Sago Island (pulau Sagu) karena kata Lamantah adalah nama asli sagu mentah.
• Keenam.
Menurut Prof. Dr. Slamet Muljana dalam bukunya Sriwijaya (LKIS 2006), kata Kalimantan bukan kata melayu asli tapi kata pinjaman sebagai halnya kata malaya, melayu yang berasal dari India (malaya yang berarti gunung). Kalimantan atau Klemantan berasal dari Sanksekerta, Kalamanthana yaitu pulau yang udaranya sangat panas atau membakar (kal[a]: musim, waktu dan manthan[a]: membakar). Karena vokal a pada kala dan manthana menurut kebiasaan tidak diucapkan, maka Kalamanthana diucap Kalmantan yang kemudian disebut penduduk asli Klemantan atau Quallamontan yang akhirnya diturunkan menjadi Kalimantan.

Sulawesi:



Orang Portugis adalah yang pertama merujuk ke Sulawesi sebagai 'Celebes'. Arti nama ini tidak jelas. Satu teori mengklaim kalau itu berarti "sulit untuk dicapai" karena pulau tersebut dikelilingi arus laut dan air dan sungai yang deras. Nama modern 'Sulawesi' mungkin berasal dari kata-kata sula ( 'pulau') dan besi ( 'besi') dan dapat merujuk kepada sejarah ekspor besi dari Danau Matano yang kaya akan deposit bijih besi.


Irian Jaya atau Papua:



Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea).

Setelah berada di bawah penguasaan Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002. Irian sendiri merupakan kependekan dari Ikut Republik Indonesia, Anti Nederland (join/follow the Republic of Indonesia, rejecting the Netherlands)

Nama provinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Pada 2003, disertai oleh berbagai protes (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi Irian Jaya Barat (setahun kemudian menjadi Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.

Kata Papua sendiri berasal dari bahasa melayu yang berarti rambut keriting, sebuah gambaran yang mengacu pada penampilan fisik suku-suku asli.

Semoga bermanfaat..
 

Jembatan Dengan Paling Keren di Dunia











 

Pulau Terpadat Di Dunia

Manusia adalah spesies yang mampu beradaptasi dan bertahan pada banyak rintangan alam dan perubahan global dunia. Manusia akan terus berkembang biak, membuka hunian baru, bahkan di lahan yang sangat terpencil di dunia.
Pulau - Pulau berikut ini saya yakin, dulunya adalah pulau hijau yang penuh dengan aneka satwa dan flora. Dan menjadi tempat yang sunyi damai dan sejuk. namun seiring dengan makin bertambahnya populasi dan kebutuhan akan tempat hunian, sedikit demi sedikit pulau - pulau ini menjadi ramai bahkan sangat padat. Meski sumberdaya alam menjadi nyaris sangat langka, tapi manusia punya cara sendiri untuk bertahan dengan berbagai cara, seperti di 10 Pulau paling padat di dunia berikut ini..

1. Santa Cruz del Islote 
Santa Cruz del Islote 
Santa Cruz del Islote secara tidak resmi menjadi pulau paling padat di dunia .Pulau ini dapat dicapai dengan boatride satu jam dari Kolombia pantai Karibia. Pulau ini memiliki 90 rumah dan penduduk sekitar 700 orang, yang populasinya dapat naik menjadi 1200 jiwa ketika anak-anak yang sekolah menengah di daratan mengunjungi keluarga mereka.
Santa Cruz dikelilingi oleh perairan yang indah, tetapi tidak mempunyai pantai, tidak ada kolam renang atau hotel.
Para penduduk pulau menguburkan orang mati di sebuah pulau terdekat karena tidak ada ruang untuk kuburan di Pulau ini. Lapangan untuk publik di Santa Cruz hanya ada satu dan itupun seukuran setengah lapangan tenis.
Saat ini tidak ada listrik di Santa Cruz. Kapal-kapal Angkatan Laut Kolombia membawa air minum ke pulau itu, sekali setiap tiga minggu, tapi itu tidak cukup bagi penduduk miskin.Wanita mencuci pakaian dengan air asin dari sumur di dekatnya. Dan para pria mencari sebagian besar kebutuhan mereka di laut sekitarnya.
Meskipun mempunyai masalah ini, Santa Cruz adalah pulau pedesaan yang damai. Tidak ada pintu-pintu terkunci di sini, dan di malam hari, puluhan orang berkumpul di rumah tetangga untuk menonton opera sabun populer.


2. Hong Kong
Hong Kong
Hong Kong berpopulasi 1,2 juta dengan kepadatan 16.390 ² / km pada 2008. Populasi terkonsentrasi di sepanjang pantai utara di mana kepadatannya 26.000 jiwa / km ². padahal dulu Pulau ini memiliki populasi 3.000 jiwa yang tersebar di desa-desa nelayan ketika diduduki oleh Inggris pada Perang Opium Pertama di 1842.
Pulau ini adalah rumah bagi banyak tempat wisata yang paling terkenal di Hong Kong,seperti "The Peak", Ocean Park, banyak situs sejarah dan berbagai pusat perbelanjaan besar. Jajaran pegunungan di pulau tersebut juga terkenal untuk hiking.

3. Manhattan
Manhattan
Manhattan, sebuah pulau di muara Sungai Hudson, adalah yang paling padat penduduknya dan yang tertua dari lima borough New York City. Dengan populasi sebesar 1,58 juta jiwa, ada 26.924 penduduk per km ², lebih padat dari kota-kota Amerika individu. Manhattan adalah yang ketiga terbesar dari lima borough di New York dalam populasi, tetapi mempunyai wilayah paling sempit. Manhattan adalah pusat komersial, keuangan, dan budaya utama Amerika Serikat.
Dihubungkan dengan Wall Street di Lower Manhattan, New York City fungsi sebagai ibukota keuangan dunia, dengan PDB diperkirakan lebih dari 1,2 triliun US $ dan merupakan rumah dari kedua New York Stock Exchange dan NASDAQ.
Banyak Station radio besar,Stasoun televisi, dan telekomunikasi perusahaan di Amerika Serikat yang berbasis di sini, serta banyak berita, majalah, buku, dan media lainnya mempunyai pusat penerbit di sini. Pulau ini juga merupakan lokasi Markas Besar PBB.

4. Pulau Salsette
Pulau Salsette
Salsette terletak di Laut Arab di pantai barat India. Kota metropolis Mumbai, kota Thane dan Mira-Bhayandar berada di pulau ini, sehingga sebuah pulau yang sangat padat penduduk dan salah satu pulau terpadat di dunia.
Pulau ini memiliki sekitar 15,1 juta penduduk hidup di wilayah dengan luas 619 km ² dengan jumlah kepadatan penduduk 24.414 / km2.
Pulau ini telah dihuni sejak Zaman Batu.Kolis, sebuah komunitas memancing, adalah pemukim paling awal di pulau tersebut. Kekaisaran Maurya menguasai pulau-pulau ini selama abad ke-3 SM, dan mengubahnya menjadi pusat kebudayaan Hindu dan Buddha .
Pulau ini berada di bawah kontrol beberapa dinasti pribumi beruntun sebelum dikuasai Inggris pada abad ke-18. Pada saat itu pulau, khususnya kota Mumbai (dahulu Bombay), telah menjadi pusat perdagangan penting.
Railway viaduk dan jembatan jalan dibangun di abad ke-19 untuk menghubungkan Pulau Bombay dan Pulau Salsette, serta jembatan dari pulau Salsette ke daratan.
Jalur kereta api mendorong pertumbuhan pedagangan kaya dan tumbuhnya banyak villa di Salsette Island, tahun 1901 penduduk pulau ini berjumlah 146.993 jiwa, dan dikenal sebagai Bombay Besar.


5. Venice
Venice
Venice di timur laut Italia terletak di kelompok 118 pulau kecil yang dipisahkan oleh kanal dan dihubungkan oleh jembatan. Pulau ini terletak di Rawa Lagoon Venesia yang membentang di sepanjang garis pantai antara Muara Po dan Sungai Piave. Venice ini terkenal karena keindahan arsitektur dan karya seninya.
Itu menjadi daya tarik Venice sejak Abad Pertengahan dan Renaissance, dan arena untuk Perang Salib dan Pertempuran Lepanto, serta sebagai pusat sangat penting dari perdagangan dan seni di abad ke-13 hingga akhir abad ke 17. Pada tahun 2009, ada 270.098 orang yang menetap di Venesia.


6. Fadiouth
Fadiouth
Joal-Fadiouth adalah sebuah desa di ujung Pantai Petite Senegal, tenggara Dakar. Joal terletak di daratan, sementara Fadiouth, dihubungkan oleh sebuah jembatan, terletak di sebuah pulau kerang, yang juga digunakan dalam arsitektur lokal dan kerajinan. Desa ini tidak memiliki transportasi bermotor yang dibuktikan dengan tanda pada masuk. Kegiatan ekonomi utama bagi penduduk desa Fadiouth adalah perikanan dan budidaya padi.
Karena kota ini terletak di delta sungai besar, para petani mengambil keuntungan dari banjir dangkal biasa disebabkan oleh sungai untuk menanam padi di daerah tersebut. Pulau ini adalah rumah bagi sekitar 39 ribu penduduk menurut sensus tahun 2007.


7. Malé
Malé
Terletak di tepi selatan Atol Malé Utara, Malé adalah ibukota dan kota terpadat di Republik Maladewa.
Pulau pusat ini sarat urbanisasi. Sepertiga dari populasi Maladewa tinggal di ibu kota, dan penduduk telah meningkat dari 20.000 orang pada tahun 1987 menjadi 100.000 orang pada tahun 2006.
Banyak, jika tidak sebagian besar, Maladewa dan pekerja asing di Maladewa menemukan diri mereka di tempat tinggal jangka pendek sesekali di pulau itu karena merupakan titik masuk hanya untuk bangsa dan pusat segala administrasi dan beberapa tahun terakhir bureaucracy.In, pulau ini telah jauh diperluas melalui operasi penimbunan.
Sebagian besar penduduk Maladewa dan Penduduk asing menetap secara temporer di wilayah ini, karena pulau ini telah menjadi satu-satunya pintu masuk bangsa. Dan sebagai pusat administrasi serta birokrasi . Di tahun - tahun terakhir ini Pulau Malé telah mengalami perluasan dengan penimbunan laut di sekitarnya

8. Ebeye
Ebeye
Ebeye adalah pulau terpadat di Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall, dan juga sebagai pusat budaya Marshall dalam Rantai Ralik kepulauan. Dengan luas 80 acre (360.000 m²), Pulau ini memiliki penduduk lebih dari 15.000. Lebih dari 50% penduduk diperkirakan berada di bawah usia 18 tahun. Beberapa penduduk Ebeye adalah pengungsi atau keturunan pengungsi dari efek tes 15 megaton Bravo Puri nuklir di Atol Bikini pada tanggal 1 Maret 1954.
Ledakan tiba-tiba hujan kejatuhan nuklir dan dua inci salju radioaktif di Atol Rongelap dekatnya. Tahun 1954 pemerintah Amerika kemudian mengevakuasi Rongelap dan dikembalikan pada tahun 1957 dengan pengawasan medis yang luas. Pada tahun 1985, Greenpeace dievakuasi penduduk Rongelap untuk Mejato (pulau atol di Kwajalein). Ebeye adalah tujuan akhir bagi banyak dari mereka.

9. Vasilyevsky
Vasilyevsky
Pulau Vasilyevsky terletak di Saint Petersburg, Rusia, berbatasan dengan sungai Neva dan Bolshaya Malaya Neva (di delta Sungai Neva) di selatan dan timur aut, dan Teluk Finlandia di barat. Pulau Vasilyevsky dipisahkan dari Pulau Dekabristov oleh Sungai Smolenka.
Bersama-sama mereka membentuk wilayah Vasileostrovsky, sebuah pembagian administratif Saint Petersburg. Pulau ini memiliki populasi 203.181 pada 2002.
Terletak tepat di seberang sungai dari Istana Musim Dingin, itu merupakan sebagian besar dari pusat bersejarah kota. Dua jembatan paling terkenal dari St Petersburg,adalah Jembatan Istana dan JEmbatan Blagoveshchensky , menghubungkannya dengan daratan di selatan. Jembatan Exchange dan Tuchkov Bridge di Malaya Neva menghubungkannya dengan Petrogradsky Island.
Pulau Vasilyevsky ini dilayani oleh stasiun Vasileostrovskaya dan Primorskaya Saint Petersburg Metro (Jalur 3). Ada juga jalur trem.
Secara geografis, pulau ini terdiri dari dua bagian utama. Selatan dan timur pulau realtif tua, dengan bangunan sebagian besar dari abad ke-19. Tanggul selatan memiliki beberapa bangunan tertua di kota dari abad ke-18. Itu bagian dari pulau itu adalah penting untuk kotak persegi panjang yang jalan awalnya ditujukan untuk menjadi kanal, seperti di Venesia. Berbagai museum dan katedral membuat Vasilyevsky Pulau obyek wisata populer.

10. Lübeck
Lübeck
Kota Hansa Lübeck merupakan kota terbesar kedua di Schleswig-Holstein, di bagian utara Jerman, dan salah satu pelabuhan utama Jerman. Selama beberapa abad pulau ini menjadi ibukota Liga Hanseatic ("Ratu Hanse") dan, karena warisan arsitektur Gothic ,pulau ini terdaftar oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Pada tahun 2005 pulau ini memiliki populasi 213.983 jiwa. 
 

Umroh : Zaskia Gotik Berdoa Minta Jodoh

Umroh : Zaskia Gotik Berdoa Minta Jodoh
Menyambut bulan suci Ramadhan 2013 yang jatuh pada Juli nanti, penyanyi Zaskia Gotik juga tengah bersiap untuk berangkat umroh bersama keluarganya pada 23 Juni.

Selain membeberkan rencananya untuk mengeluarkan single religi, Zaskia mengungkapkan doa-doa yang akan dipanjatkannya di tanah suci nanti.

"Aku baru dua kali umroh. Nanti tanggal 23 (Juni) aku berangkat umroh. Seneng banget deh bisa ketemu lagi di bulan puasa. Pasti banyak sekali ya doanya. Semoga doanya didengar sama Allah," ujar Zaskia.

"Pasti dong (doa minta jodoh). Doakan saja semoga semuanya baik-baik saja," lanjutnya.
Pelantun single '1001 Alasan' itu menambahkan, sebenarnya ingin berangkat haji namun belum kesampaian sampai sekarang. Karena itu, kata Zaskia, memilih berangkat umroh dulu bersama keluarganya.

"Umroh bawa emak, abah, adek. Insya Allah membawa berkah nanti," tukasnya.
 

6 Kota Paling Rawan Penipuan Di Dunia

Waspadalah waspadalah, kata bang Napi. Maksudanya jika anda sedang berlibur atau berkunjung ke tempat umum.. Berikut ini adalah 6 Kota paling rawan Penipuan Di Dunia

1. Bangkok, Thailand

Kuil Wat Pho menjadi salah satu tujuan para turis di Bangkok, Thailand. Hati-hati, para penipu sudah berada di sekitar 500 m dari pintu masuk Wat Pho. Ketika Anda tiba, mereka akan mengatakan kalau kuil tutup, padahal tidak. Selanjutnya, mereka akan menawarkan destinasi alternatif.

Dengan mengendarai tuk-tuk yang juga dikendarai oleh temannya, Anda akan terbebas dari biaya perjalanan. Jangan senang dulu! Anda akan dibawa ke sebuah jalan yang penuh dengan toko perhiasan. Semua toko ini menjual batu permata mahal.

Kalau ini terjadi, sebaiknya Anda mencari tahu apakah kuil benar-benar tutup. Jika ditawari untuk jalan-jalan ke toko perhiasan, cukup tersenyum, menolak secara halus, dan meninggalkannya.

2. Istanbul, Turki

Di Kota Istanbul, Turki, banyak pria muda dan ramah, yang akan menjadi teman baru Anda. Mereka akan mendekati Anda di jalan atau di bar dengan cara membelikan bir. Kemudian, mereka akan mengundang Anda untuk pergi ke bar lainnya.

Masalahnya adalah biaya minuman di bar tersebut mahal, sekitar 80 Poundsterling (Rp 1,2 juta). Saat itu, Anda mendapat tagihan dan 'teman baru' Anda berpura-pura untuk membayar setengahnya dengan kartu kredit. Tapi, bar tersebut tidak mengambil uang di kartu kreditnya sedikit pun. Setelah Anda berpisah darinya, penipu itu akan kembali ke bar dan mengambil komisinya. Cara terbaik untuk menghindari penipuan seperti ini ingatlah kata-kata, "Jangan pernah menerima minuman dari orang asing!"

3. Barcelona, Spanyol

Hati-hati dengan pencopet di Barcelona. Para pencopet di kota ini mempunyai aturan saat beraksi. Mereka tidak pernah mencuri dari penduduk setempat dan selalu beraksi di daerah ramai. Mereka biasanya beraksi di kereta MRT Barcelona yang disebut Metro.

Saku belakang dan tas bahu traveler menjadi target aksi mereka. Pencopet di Barcelona sangat mahir, bahkan membuka resleting saat menaiki tangga bukan masalah. Untuk menghindari aksi pencopetan tersebut, ketika berada di Metro letakkan semua barang berharga di depan Anda.

4. Roma, Italia

Jadwal kegiatan selama berlibur adalah hal yang harus diperhatikan, terutama saat Anda berlibur ke Roma. Pemandu wisata merupakan usaha yang menguntungkan bagi para penipu dan operator tur yang dikelola oleh mafia. Mereka akan mengenakan biaya premium, tapi pemandu wisatanya tidaklah lebih tahu tentang Roma ketimbang Anda.

Ingat, semua pemandu wisatawa terkemuka membuka pemesanan melalui online. Jadi, pastikan Anda memilih operator dengan benar. Bisa juga Anda memilih berdasarkan ulasan terbaik dari website, seperti TripAdvisor.

5. Marrakech, Maroko

Berlibur di Kota Marrakech, Maroko belum lengkap tanpa membeli karpet. Aturan umum yang harus Anda ingat, yakni karpet tua lebih berharga. Namun, hati-hati terjebak dengan karpet tua palsu. Bahkan, ada pabrik untuk memutihkan karpet agar terlihat lebih tua di Marrakesh. Nantinya, karpet tersebut akan dijual kepada wisatawan sebagai barang antik dengan harga lebih mahal.

Bila Anda ingin membeli karpet tua, cara yang paling aman adalah pergi ke Marrakech New Town. Anda akan mendapatkan karpet dengan harga yang lebih murah. Pastinya, toko-toko di sana bersih dari karpet tua palsu.

6. Delhi, India

Salah satu aksi penipuan pada turis yang paling mengejutkan terjadi di Delhi, India. Ternyata di kota ini banyak terdapat dokter dengan surat tugas palsu. Sebenarnya, dokter-dokter tersebut tidak lebih baik saat memberikan resep.

Menurut dokter asli, mereka bisa menggelembungkan biaya tagihan medis. Mereka akan menambahkan biaya perawatan dan obat-obatan yang sebenarnya tidak pernah Anda dapatkan. Keuntungannya adalah 50 persen dari biaya yang dikenakan pada pasien. Untuk menghindari aksi dokter-dokter nakal itu, sebaiknya Anda langsung datang ke rumah sakit jika merasa tidak enak badan.

Semoga bermanfaat..
 

Cara Gampang Mengambil Hati Boss Anda

http://coba-liat.blogspot.com/
cara mengambil hati si boss
Seorang bos wanita terkadang menjadi sulit ditangani apabila Anda adalah karyawan wanita. Tak heran bila banyak pekerja wanita yang menginginkan bos pria karena mereka bisa lebih akrab di kantor. Hal tersebut dikarenakan pria memiliki sudut pandang yang lembut terhadap wanita.

Sedangkan bos wanita, mereka terkadang menjadikan pekerja wanitanya sebagai kompetisi. Jika Anda mengalami hal tersebut, Coba beberapa cara berikut untuk menaklukanya..

1. Berikan Pujian
Wanita pada umumnya menyukai pujian. Pastikan Anda memujinya secara tulus, bukan karena fake. Misalnya, disaat bos sedang mengenakan dress merah ke kantor dan Anda menyukai busananya itu, Anda bisa mengatakan "dress merah tersebut sangat cantik dan cocok dipakai ibu".

2. Perlakukan Atasan Anda Sama dengan Rekan Kerja Pria
Apakah Anda baru saja bergabung dengan sebuah pekerjaan baru? Ini adalah salah satu trik terbaik untuk menangani setiap bos wanita. Memperlakukannya seperti rekan kerja pria akan membiarkan dia tahu bahwa Anda menganggap pria dan wanita itu setara.

3. Cari Tahu Seperti Apa Gaya Kepemimpinan Si Bos
Segala tindakan yang Anda lakukan di kantor, harus sesuai dengan gaya kepemimpinan si bos. Beberapa atasan wanita ingin bertindak sebagai mentor atau pelatih untuk tim mereka. Di sisi lain, mereka ingin bertindak sebagai pemimpin yang memerintah atau mendikte.

Jadi, pelajarilah gaya kepemimpinan atasan dan mematuhi itu. Jika si bos suka memerintah, tunjukkan padanya bahwa Anda menghormati keputusannya. Namun 
apabila bos wanita bertindak seperti seorang mentor, sebaiknya tunjukkan padanya bahwa Anda benar-benar menghargai bimbingan dan cara dia memperlakukan tim.

4. Tetap Bersemangat Tentang Proyek Baru
Untuk membantu Anda mendapatkan perhatian dari bos wanita di kantor, Anda harus bersedia dan bersemangat untuk menghadapi berbagai macam tugas atau proyek baru. Jika hanya malas-malasan dan membuat alasan yang tidak akan mengesankan bos, maka jangan harap akan disukai oleh atasan Anda.

5. Memberikan Ide Baru
Menuliskan ide-ide baru yang kreatif pada selembar kertas dan memberikannya kepada atasan, bisa menjadi cara positif untuk mengambil hati si bos. Ide-ide ini
dapat berhubungan dengan departemen Anda sendiri atau untuk pertumbuhan perusahaan. Ini adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan oleh seorang karyawan.

6. Memberikan Hadiah
Semua wanita sangat senang bila diberikan hadiah. Tak ada salahnya memberikan bos wanita Anda sebuah hadiah yang berarti di hari ulang tahunnya. Anda bisa
memberikannya buku masakan yang dengan pilihan memiliki resep hidangan internasional dari seorang koki terkenal. Anda juga bisa membeli kue ulang tahun dan 
memberikan kejutan kecil saat istirahat makan siang.

7. Berinisiatif
Jika Anda adalah seorang pemimpin tim, Anda dapat berinisiatif untuk memecahkan masalah yang ada di antara tim kerja. Hal ini akan membantu atasan

mengandalkan Anda.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dosen Lintas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger